Berita



Pemerintah Harus Jamin Ketersediaan Fasilitas


2017-09-27 12:43:10

YOGYA, KRJOGJA.com - Adanya usulan pemerintah pusat (Kemendikbud) agar tahun 2018 nanti semua siswa kelas 12 SMA/SMK 100 persen bisa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) cukup bagus. Karena dengan model UNBK selain pelaksanaan ujian menjadi lebih kredibel dan transparan, siswa juga terlatih menggunakan teknologi (komputer). Namun semua usulan kebijakan itu akan bisa diwujudkan dengan baik, apabila diimbangi dengan fasilitas yang memadai.

"Usulan Kemendikbud agar siswa SMA/SMK bisa 100 persen mengikuti UNBK sangat bagus. Tapi semua itu tidak akan bisa dilaksanakan dengan baik, apabila fasilitas komputer dan jaringannya tidak memadai. Karena UNBK yang diharapkan bisa meningkatkan kredibilitas dan kejujuran siswa saat ujian, justru bisa menimbulkan persoalan baru dalam dunia pendidikan," kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta, Dr Ariswan kepada KRJOGJA.com, Senin (18/9/2017).

Ariswan mengatakan, seandainya rencana untuk melaksanakan 100 UNBK untuk jenjang SMA/SMK dan 70 persen sampai 80 persen SMP benar-benar dilaksanakan. Pemerintah harus memberikan jaminan, semua fasilitas pendukung untuk pelaksanaan UNBK tersedia dengan baik. Hal itu penting, mengingat kondisi sekolah, termasuk yang ada di wilayah DIY cukup beragam. Sehingga apabila mereka dipaksakan untuk memenuhi, fasilitas dalam UNBK baik itu komputer maupun jaringan internet, jelas tidak mungkin. Karena sekolah akan mengalami kesulitan.

"Saya minta, apabila usulan itu dilaksanakan, sebaiknya segera disosialisasikan ke sekolah. Dengan begitu, sekolah dan siswa bisa melakukan persiapan jauh-jauh hari," ungkap Ariswan.(Ria)